Sunday, September 03, 2006

Sedikit Tempat di Hati

Bip bip bip. Subuh itu 9500 Ayah menjerit-jerit. Alarm reminder. Ayah mengabaikan . Dia sedang sholat. Aku terpaksa bangun, lalu memencet pilihan stop. Melihat sepintas. Apakah STNK mobil habis? Adakah Tagihan yang duedate? Aku membaca sepintas. Cuma reminder pendek “Linda Birthday".

Aku kembali menarik selimut. Membatin. Alangkah beruntungnya seorang perempuan-istri orang- bernama Linda. Ayah memasang reminder on her birthday. Suamiku orang sibuk. Teman-temannya segudang. Dia tidak mungkin ingat semua ulang tahun teman-temannya. Dia memasang reminder di HP.

Aku tidak sesibuk Ayah. Aku tidak memasang reminder ulang tahun teman-teman dan sahabat-sahabatku. Aku menginggatnya dalam pikiran. Mencatatnya dalah hati. Ini hal yang aku lakukan sejak aku kecil. Jadi kalo aku lupa, well bisa jadi aku memang sudah tidak mengingatnya.

Aku dan ayah berpendapat sama. Sedapat mungkin mengucapkan selamat ulangtahun kepada teman-teman, saudara dan sahabat. Ini suatu hal kecil yang berarti besar. Well, besar kecil sebetulnya relatif. Bagi siapa ? Aku dan Ayah saja berbeda pendapat soal ini.

Mengucapkan selamat ulang tahun adalah hal kecil. Setuju. Agreed. Sms murah. Menelphon sekedar bilang Happy Birthday juga nggak mahal. Berati besar buat yang menerima ? Itu asumsi yang berlaku umum. Karena ayah tidak merasa menerima ucapan selamat ulang tahun sebagai hal yang besar. Biasa aja. Berbeda dengan aku yang merasa menerima ucapan ulang tahun sebagai hal yang istimewa. Hal yang berharga.

Itulah sebabnya. Ayah mengirimkan banyak sekali selamat ulang tahun sepanjang tahun. Reminder di 9500 setia mengingatkannya. No wonder. Dia juga menerima banjir sms dan telp happy birthday di hari ulangtahunnya. Nyaris sepanjang hari. Ayah menganggapnya sebagai hal yang biasa.Sudah sewajarnya.

Aku mengirimkan cukup banyak selamat ulang tahun sepanjang tahun. Tentu saja tidak sebanyak ayah karena aku tidak memakai reminder. Aku bersyukur. Walau juga tidak sebanyak Ayah. Aku masih menerima sms dan ucapan happy birthday di hari ulang tahunku. Aku menganggapnya sebagai hal yang istimewa.

Apanya sih yang special ? ucapan, harapan, dan doanya kah ? ?
I realized It might be nice. It might be cliché
Sepotong happy birthday ? Sudah umum
Harapannya ? nyaris seragam, cuma copy paste :-)
Doanya ? kuharap tulus.

Menurutku, yang paling berharga adalah inget nya. Aku tidak perlu tahu apakah mereka yang mengirim ucapan happy birthday mencatat ulangtahunku dalam reminder HPnya atau mencatatnya dalam hati. Yang aku tahu mereka ingat ulangtahunku. Well, paling tidak mereka berusaha mengingat ulangtahunku :-)

Aku merasa beruntung. Aku bersyukur. Masih ada orang yang mengingat ulangtahunku. Karena itu berarti aku masih menempati, secuil tempat di ingatan, sedikit tempat dihati orang-orang itu. Orang-orang yang mengucapkan selamat ulangtahun untukku. Aku berterimakasih. Aku menghargainya. Thanks..thank so much :-D

No comments: