Wednesday, October 25, 2006

Perbedaan Hari Lebaran itu Rahmat

"lebaran pastinya kapan?" begitu bunyi sms Herry dari Jambi
"Pastinya ? 1 SYAWAL lah" jawab Ayah menggoda adiknya persis.
"maksud kami, senin apo selaso ??"
"kami ikut senin, entah orang lain"


Hari kuliah terakhir, aku buka puasa semeja dengan Haryanto.
"Kamu lebaran kapan, Har ?"
"Senin"
Aku mengangguk. "sama"
"Tapi istriku selasa. ikut pemerintah" sambung si Har.
Aku pasang tampang heran. Hm, Jadi inget cerita Hans Christian Andersen yang kubaca jaman kecil, judulnya "Ayah selalu benar". Tapi aku nggak berkomentar.


Satu siang diminggu terakhir ramadhan, aku ngobrol sama Andi.
"Lu lebaran kapan, Ndi ?"
"Gue sih ikut pemerintah. selasa. Lu kapan Bin...senin ?"
"Kalo ada yang lebih cepat dari senin...minggu misalnya- gue ikut itu deh.."kataku becanda
Andi tertawa "Wah..boleh juga...mahzab mana tuh ??"

Idul Fitri Tahun ini emang dirayakan dalam 2 versi hari. Ada yang merayakan hari senin, ada yang selasa. Koran dan milis rame membahas. Pada intinya mereka bilang. Jangan dibesar-besarkan.Perbedaan ini adalah Rahmat.

Well, aku nggak punya cukup ilmu untuk membahas perbedaan ini sebagai rahmat, tapi aku bisa merasakan ini adalah rahmat saat aku menelphon seorang kenalan mamah yang jago masak.
"kak Narsih..lebaran kapan?"
"saya selasa Mbak Bin..."
Uhm aku jadi sedikit ragu. tapi tetap kubilang
"maaf banget nih kak, tapi bisa nggak ketupat, rendang dan opor ayam pesanan saya dimasak minggu.soalnya saya lebaran senin, minggu malam saya jemput pesanan saya, boleh?"

"Oh kebetulan Mbak Bin, sebagian yang pesan memang minta makanannya siap minggu karena mau lebaran senin. Saya malah senang karena bisa masak dua kali, minggu buat yang lebaran senin, senin buat yang lebaran selasa. Jadi nggak sekaligus..kewalahan juga soalnya..."
Ups. Aku lega. Ternyata lebaran 2 versi memang rahmat.

Juga saat hari minggu pagi aku bertanya pada Mpok Salma, perempuan betawi dekat rumah yang beberapa tahun terakhir jadi freelance nyuci baju dirumah kalo pembantu pada mudik lebaran
"Lebaran kapan Mpok ? senin apa selasa ??"
"saya mah ngikut pemerintah neng....Selasa. Emang nape ??"
"Jadi besok masih bisa datang nyuci ?? kalo kita sih besok lebaran"
Well, biasanya Mpok Salma emang nggak datang nyuci bertepatan dengan hari pertama dengan kedua lebaran.
"Iya dah saya datang...saya pan belon lebaran"
Ups. Aku lega. disaat aku pastinya sibuk beberes, manas-manasin makanan dan sholat ied, masih ada yang bakal take care cuci baju kami.

Hm, lebaran dua versi memang Rahmat, paling tidak untuk urusan makanan dan cucian baju kami yang segunung :-D

No comments: